Rabu, 15 Oktober 2014
EKSPANSI GERAKAN ISLAM TRANSNASIONAL DI INDONESIA.
The Wahid Institute dan Maarif institute mengadakan penelitian mengenai gerakan Wahabi-Ikwanul Muslimin,sbb;
ringkasan )
Ikwanul Muslimin yg merupakan ideology PKS didirikan oleh Hasan al-Bannadi Mesir 1928, tujuannya utk mengatasi kemunduran peradaban Islam dan membawa ke ajaran Islam murni. Namun Hasan al-Banna terinspirasi dan meyakini ideology dan system gerakan fasisme italia dan Komunisme Uni Sovyet, ketika Hasan al-Banna berkenalan dengan ajaran dan gagasan Wahabi, maka terjadilah perkawinan ideology Wahabi-Ikwalnul Muslimin dengan pola pikir totaliraianisme-sentralistik fasisme, komunisme dan Wahabisme. Secara factual Ikwanul Muslimin mengadopsi fasisme-Mussolini, totalitarianism sentralistik. Dari Komunisme Uni Sovyet Ikwanul Muslimin mengadopsi Totalitarianisme , system penyusupan dan cell system ( perekrutan anggota), strategi gerakan dan Internasionalisme namun menolak ATHIESME. Para ahli menyebut Ikwanul Muslimin sebagai Islamofasisme, yakni sebuah gerakan politik yg bertujuan mewujudkan kekuasaan mutlak berdasarkan pemahaman mereka atas Al-Quran secara literalisme tertutup , literalisme tertutup membatasi makna sebuah teks atau teks-teks dari makna-makna lain yang sama sama berkemungkinan benar, hal ini disebabkan ketidakmampuan memahami kompleksitas realitas social dalam kaitannya dengan kompleksitas pesan-pesan luhur ajaran agama, akibatnya semua direduksi sesuai dengan daya tamping atau daya paham si pembaca. Dengan kata lain, keluhuran dan keluasan pesan agama kandas di keterbatasn daya piker pembaca yang kaku.
Lalu apa itu Wahabi ? Wahabi adalah sebuah sekte keras dan kaku ajaran Muhamad ibn ‘abdul Wahab , pemahaman ekstrem, kaku dan keras ini terus dipelihara dan diperjuangkan oleh pengikutnya (Wahabi) hingga saat ini, Wahabi menolak rasionalisme, tradisi dan beragam khazanah intelektual Islam yang sangat kaya. Akhirnya Islam sendiri, tidak lagi komunikatif dengan konteks para penganutnya. Islam yg semula sangat apresiatif dengan penuh perasaan dalam merespon permasalahan umat, ditangan kaum Wahabi berubah menjadi tidak peduli, keras dan tak berperasaan, klaim kebenaran sepihak, bahkan terhadap sesama muslim sendiri yang berbeda pandangan dalam memahami ayat ayat suci Al Quran, mereka akan di kafirkan dan dihalalkan darahnya.
Wahabisme ini adalah ideology resmi Kerajaan Arab Saudi yg membiayai Al Qaeda dalam aksi aksi terorismenya keseluruh dunia.
Perkawainan Ideologi antara Wahabisme dengan Ikwanul Muslimin, pada tahun 1960 arab Saudi mengundang para tokoh Ikwanul Muslimin termasuk bersaudara Qutb ( Sayyid Qutb dan Muhammad Qutb, gagasan sayyid seperti revolusionary vanguard dan International movement , memperjuangkan kekuasaan proletariat adalah pengaruh ajaran Komunisme), ini adalah refleksi ketakutan Kerajaan Arab Saudi terhadap Gerakan Pan-arabisme Gamal Abdul Nasser yg berdasarkan sosialisme.
Pada decade 60an ini terjadi perkawinan ideology Wahabisme-Ikwanul Muslimin dan kemudian melahirkan banyak gerakan garis keras keseluruh dunia hingga dewasa ini. Keduanya berbagi fanatisme ideologis, ambisi kekuasaan sentralistik, orientasi internasional dan formalisasi agama.
Adakah keterkaitan PKS dengan Ikwanul Muslimin ? seperti dikatakan dan diakui oleh Anis Matta, kini Presiden PKS sbb: Inspirasi –inspirasi Ikwanul Muslimin dalam Partai Keadilan Sejahtera, sesungguhnya memberikan kekuatan pada dua dimensi sekaligus, pertama inspirasi ideologis, yaitu prinsip Syumuliyat AL-Islam sesuai prinsip perjuangan Hasan AL-Banna pendiri Ikwanul Muslimin, kedua inspirasi historis seperti mencari model dan maket dari sebentuik perjuangan Islam. Dan tidak berlebihan, bila inspirasi gerak itu juga yang secara terasa dapat diselami dalam denyut Partai Keadilan Sejahtera.
Dalam gerakan penyusupan PKS di segala bidang baik Pemerintahan, Militer dan bidang pendidikan mereka menyebarkan virus tujuan mereka adalah mengatur semua aspek kehidupan bangsa Indonesia dg ideologi totalitarian-sentralistik yang menjadikan agama sebagai justifikasi teologi bagi ambisi politiknya, dengan menggantikan Pancasila, UUD 45 dan NKRI
Kelompok2 PKS yg Wahabi-IM berusaha merebut simpati umat Islam dg jargon memperjuangkan dan membela Islam, dengan dalih tarbiyah dan dakwah amar ma’ruf nahy munkar. Jargon ini sering memperdaya banyak orang bahkan mereka yg berpendidikan tinggi sekalipun, semata karena tidak terbiasa berfikir tentang spiritualitas dan esensi ajaran Islam. Mereka mudah terpancing, terpesona dan tertarik dg symbol symbol keagamaan. Sementara kelompok2 Wahabi-IM dan garis keras sendiri memahami Islam tanpa mengerti substansi ajaran Islam. Pemahaman PKS yg Wahabi-IM dan garis keras sendiri tentang Islam telah di bingkai oleh batasan batasan ideologis dan platform politik mereka. Kaum PKS Wabahi-IM mudah menuduh kelompok lain yg berbeda dan tdk mendukung nagenda mereka sebagai KAFIR atau MURTAD.
Adakah keterkaitan ISIS dg PKS ?
Seperti diketahui ISIS lahir di Syria, pecahan dari Jabhat Al-Nusra, ini adalah pasukan Internasional Wahabi yg didirikan oleh Kerajaan Arab Saudi yg Wahabi, Pasukan Internasional Wahabi ini di kirim ke daerah daerah konflik seperti Afganistan membantu Taliban, China Chechnya, Bosnia dan Syria. Jabhat Al-Nusra dibiayai oleh Saudi di pimpin oleh Ayman Al-Zawahiri, adalah Abu Bakr Al- Baghdadi teman Ayman yang kemudian terjadi perebutan kekuasaan antara kekuatan yg sealiran ini , Abu Bakr kemudian memisahkan diri dari Jabhat Al Nusra dan mendirikan ISIS ( Daulah Islamiyah Fi Iraq Wa Sham) atau dalam bahasa Inggris di sebut ISIS ( atau Islamic State of Iraq anda Al Sham (Syria). Untuk diketahui bahwa Hakim Rauf Abdul yg mem vonnis Saddam Hussien dihukum mati dg di gantung adalah orang pertam yg dibunuh oleh Tentara ISIS.
Lalu apa keterkaitannya ISIS dg PKS ? dalam hal ideology ISIS dan PKS adalah sama yaitu Wahabi, bercita cita mendirikan Pemerintahan khilafah mengatur semua aspek kehidupan bangsa Indonesia dg ideologi totalitarian-sentralistik yang menjadikan agama sebagai justifikasi teologi bagi ambisi politiknya, dengan menggantikan Pancasila, UUD 45. Jadi jelas PKS anti Pancasila dan UUD 45 dan berniat menggantikan dengan ideologi Wahabi.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar